BeritaPekanbaru

Video Tidur Berdua Diduga Disebar Sendiri, Karyawati PT Cosmic Indonesia Ngaku Jadi Korban dan Rusak Rumah Tangga Orang Lain

2
×

Video Tidur Berdua Diduga Disebar Sendiri, Karyawati PT Cosmic Indonesia Ngaku Jadi Korban dan Rusak Rumah Tangga Orang Lain

Sebarkan artikel ini

PEKANBARU –(jejakberitanews.com) Kasus dugaan perselingkuhan yang menyeret seorang Karyawati PT Cosmic Indonesia Cabang Pekanbaru berinisial EM belakangan menjadi perbincangan luas di tengah masyarakat Pekanbaru.

Perkara yang awalnya dipicu video pribadi itu kini berkembang menjadi polemik baru setelah EM mengaku sebagai korban dugaan kekerasan seksual, intimidasi, hingga teror digital.

Berdasarkan informasi yang beredar di masyarakat, polemik tersebut bermula ketika sebuah video pribadi diduga dikirimkan EM sendiri kepada seorang pria melalui aplikasi WhatsApp.

Namun, video itu disebut diketahui oleh istri pria tersebut sehingga memicu konflik dalam rumah tangga yang bersangkutan.

Bahkan, perselisihan keluarga itu sampai menimbulkan ketegangan antarkeluarga. Bahkan, menurut informasi yang beredar, kondisi tersebut berdampak pada tekanan psikologis terhadap anggota keluarga, terutama anak-anak karena menyaksikan pertengkaran orang tua mereka.

Anehnya, di tengah ramainya perbincangan publik, EM justru muncul dengan klaim sebagai korban sesuai keterangan yang disampaikan salah satu lembaga swadaya masyarakat (LSM) dalam pemberitaan.

Bahkan LSM dimaksud, menyampaikan jika EM justru disebut mengalami rangkaian dugaan intimidasi, teror digital, pencemaran nama baik, penyebaran data pribadi, ancaman terhadap anak, hingga dugaan kekerasan seksual.

EM bersama keluarganya juga telah mengajukan permohonan perlindungan kepada Unit Pelaksana Teknis Perlindungan Perempuan dan Anak (UPT PPA) Provinsi Riau.

Langkah tersebut diambil karena EM mengaku mengalami tekanan serius pasca peristiwa yang juga viral di media sosial dengan tekanan tekanan tanggapan.

Sehingga berharap memperoleh pendampingan serta perlindungan sesuai ketentuan hukum yang berlaku.

Sementara permasalahan ini terjadi, diduga disebabkan oleh EM sendiri. Bahkan dari pihak keluarga pria, juga telah mengalami kericuhan cukup besar sampai terancam perpecahan. Di kabar juga butuh perlindungan terhadap psikologis terutama terhadap anak.

Kejadian ini juga sampai heboh dan memunculkan beragam tanggapan dari masyarakat yang mempertanyakan perkembangan kasus tersebut.

Sebagian menilai perkara ini menjadi semakin kompleks karena munculnya klaim sebagai korban. Sementara berawal dari perbuatan sendiri mengirim vidio.

Hal itu diungkapkan salah seorang warga Jalan Kuantan, Pekanbaru, yang meminta identitasnya disamarkan sebut saja Bunga, mengaku mengikuti perkembangan kasus tersebut dari pemberitaan media.

Hanya saja, ia bingung keterangan dalam pemberitaan berbeda dengan permasalahan yang ia dengar sebelumnya.

“Kami membaca beritanya. Dan kami juga tau dan sering bertemu EM. Yang membuat bingung, awalnya ramai soal dugaan perselingkuhan, sekarang muncul pengakuan sebagai korban kekerasan seksual dan intimidasi.

Jadi lucu aja, dan masyarakat juga bertanya-tanya apa sebenarnya yang terjadi,” ujarnya.

Hingga kini informasi permasalahan masih dalam simpang siur. Dikabarkan pihak pria juga telah merasa terganggu sampai ke pekerjaan dan dipermalukan.

Terutama pada rumah tangga yang hingga kini masih tidak nyaman karena ulah EM yang diduga tidak bisa dipertanggungjawabkan.

Sementara EM sendiri saat di konfirmasi terkait dalam perkara belum memberikan keterangan resmi kepada media dan substansi terkait.

Em tidak memberikan tanggapan maupun menanggapi konfirmasi yang telah disampaikan melalui telepon dan pesan di telephone selulernya.

Sementara di tempat lain, dari pihak PT Cosmic Indonesia Cabang Pekanbaru, Arie Huang yang di informasikan sebagai atasan Em mengaku tidak mau ikut campur terkait permasalahan dimaksud.

Pasalnya, permasalahan itu merupakan permasalahan pribadi dan tidak ada sangkut pautnya dengan perusahaan.

“Maaf ya Pak kalo perihal ini,
Ini bukan ranah saya untuk ikut campur. Dan hal tersebut urusan secara pribadi,” ujarnya singkat melalui pesan WhatsApp. Senin (29/6/2026).

Editor: Aldo

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *