TANGERANG – ( jejakberitanews.com) Kontingen Taekwondo Polda Riau mencatat prestasi membanggakan pada Kejuaraan Nasional Taekwondo Kapolri Cup-7 Tahun 2026 yang berlangsung di Tangerang, Provinsi Banten, pada 9–11 Juli 2026. Tim berhasil membawa pulang total 10 medali emas, 3 medali perak, dan 1 medali perunggu, menjadikan Polda Riau sebagai salah satu kontingen paling berprestasi dalam ajang nasional tersebut.
Keberhasilan ini tidak hanya datang dari kategori Taekwondo Polri, tetapi juga dari kategori Taekwondo Umum yang menjadi penyumbang medali terbanyak.
Manajer tim, AKP Gian Wiatma Jonimandala, S.T.K., S.I.K., M.H., menyebut capaian tersebut sebagai hasil kerja keras seluruh atlet, pelatih, dan dukungan penuh institusi.
“Alhamdulillah, capaian 10 medali emas ini menjadi bukti bahwa pembinaan atlet di lingkungan Polda Riau berjalan efektif dan berkelanjutan. Para atlet tampil dengan semangat juang tinggi dan mampu bersaing dengan kontingen terbaik dari seluruh Indonesia,” ujar AKP Gian saat diwawancarai usai penutupan kejuaraan.
Ia menegaskan, keberhasilan tersebut bukan sekadar target medali, tetapi juga bagian dari upaya membangun personel Polri yang sehat, disiplin, dan berprestasi.
“Kami ingin menunjukkan bahwa anggota Polri tidak hanya bertugas menjaga keamanan, tetapi juga mampu mengharumkan nama daerah dan institusi melalui prestasi olahraga. Ini menjadi motivasi bagi personel lain untuk terus mengembangkan potensi yang dimiliki,” tambahnya.
Pada kategori Taekwondo Polri, atlet putri Polda Riau tampil dominan melalui nomor tag team putri dan kelas individu. Sementara di kategori Taekwondo Umum, sederet atlet berhasil menyumbang emas dari berbagai kelas, mulai dari under 53 kg putri hingga over 87 kg putra.
AKP Gian juga memberikan apresiasi khusus kepada para pelatih, yakni Aipda Ananda Citra Rizki dan Aipda Jili Wulandari, yang dinilai berhasil mempersiapkan atlet secara maksimal.
“Peran pelatih sangat besar dalam menjaga kondisi fisik, mental, dan strategi pertandingan atlet. Prestasi ini adalah hasil kerja tim yang solid,” katanya.
Meski demikian, ia mengungkapkan bahwa tim juga menghadapi tantangan selama kejuaraan, termasuk cedera lutut yang dialami atlet Briptu Indria Larasati saat berlaga di kategori umum.
“Kami tentu prihatin atas cedera yang dialami Briptu Indria Larasati. Namun semangat juangnya patut diapresiasi karena sebelumnya ia juga berhasil menyumbang medali emas di kategori Taekwondo Polri,” ungkapnya.
Adapun rincian capaian medali Polda Riau meliputi:
Kategori Taekwondo Polri
- 3 medali emas
- 1 medali perak
- 1 medali perunggu
Kategori Taekwondo Umum
- 7 medali emas
- 2 medali perak
Dengan total 10 emas, 3 perak, dan 1 perunggu, Polda Riau menegaskan posisinya sebagai salah satu kekuatan utama taekwondo Polri di tingkat nasional.
AKP Gian berharap prestasi ini menjadi pijakan untuk menghadapi kejuaraan-kejuaraan berikutnya.
“Target kami ke depan adalah mempertahankan bahkan meningkatkan prestasi ini. Pembinaan atlet akan terus dilakukan agar Polda Riau dapat terus bersaing dan menjadi kebanggaan masyarakat Riau di ajang nasional maupun internasional,” tutupnya.















