(Jejakberitanews.com) || Sebanyak 60 pengunjung tempat hiburan malam MP Club di Kota Pekanbaru, Riau, dinyatakan positif menggunakan narkotika setelah digerebek tim gabungan Direktorat Tindak Pidana Narkoba Bareskrim Polri dan Direktorat Narkoba Polda Riau, Minggu (11/10/2026) Dini hari.
Puluhan pengunjung tersebut terdiri atas 39 laki-laki dan 21 perempuan. Mereka dinyatakan positif menggunakan narkotika jenis methamphetamine dan amphetamine berdasarkan pemeriksaan urine yang dilakukan petugas di lokasi.
Dari hasil interogasi awal terhadap Rizal, petugas memperoleh informasi bahwa ekstasi tersebut diduga diperoleh dari kepala keamanan atau chief security MP Club Berinisial RW
Setelah itu, petugas melakukan penggeledahan di sejumlah area tempat hiburan malam tersebut, termasuk area hall dan beberapa ruangan atau room. Pemeriksaan urine juga dilakukan terhadap para pengunjung yang berada di lokasi.
Hasilnya, sebanyak 60 pengunjung dinyatakan positif menggunakan narkotika. Rinciannya, 39 laki-laki dan 21 perempuan.
Selain menemukan puluhan pengunjung yang positif narkoba, petugas juga menemukan sisa ekstasi yang diduga telah digunakan oleh salah satu pengunjung.
Temuan tersebut menjadi bagian dari penyelidikan dugaan peredaran dan penyalahgunaan narkotika di tempat hiburan malam MP Club Pekanbaru.
Kasubdit III Dittipidnarkoba Bareskrim Polri, Kombes Pol Zulkarnain Harahap, mengatakan penggerebekan dilakukan setelah tim menerima informasi mengenai dugaan peredaran narkotika jenis ekstasi di tempat hiburan malam tersebut.
“Tim Subdit III mendapatkan informasi bahwa di tempat hiburan malam MP Club Pekanbaru diduga terjadi peredaran narkotika jenis ekstasi,” ujar Zulkarnain dalam keterangannya, Minggu (11/10/2026).
Menindaklanjuti informasi itu, petugas melakukan penyelidikan dengan berpura-pura memesan ekstasi kepada seorang pelayan atau waiter berinisial R. Permintaan tersebut kemudian disanggupi oleh R.
Hingga saat ini, belum terdapat keterangan lebih lanjut dalam bahan awal mengenai status hukum pihak-pihak yang disebutkan maupun perkembangan penanganan perkara tersebut.
Polisi masih perlu mendalami temuan di lokasi untuk mengungkap dugaan jaringan peredaran narkotika serta memastikan peran masing-masing pihak dalam perkara ini.















