BeritaPekanbaru

Berobat Gratis Dengan KTP: Warisan Muflihun yang Dipertaruhkan

127
×

Berobat Gratis Dengan KTP: Warisan Muflihun yang Dipertaruhkan

Sebarkan artikel ini

PEKANBARU – |JejakBeritaNews Program Universal Health Coverage (UHC) atau layanan berobat gratis menggunakan KTP Pekanbaru, yang dijalankan saat Muflihun SSTP MAP menjabat sebagai Penjabat (Pj) Wali Kota Pekanbaru, kembali menjadi perbincangan hangat. Rumor yang mencuat menyebut program ini bukan inisiatif Muflihun, melainkan kebijakan nasional yang sudah ada sejak lama.

Isu ini mencuat dalam Debat Terbuka Pertama Calon Wali Kota dan Wakil Wali Kota Pekanbaru beberapa waktu lalu. Menanggapi sentilan salah satu kontestan, Calon Wakil Wali Kota nomor urut 1, Ade Hartati Rahmat MPd, merasa perlu memberikan klarifikasi untuk meluruskan pemahaman masyarakat.

“Mereka yang mengatakan itu tidak memahami tata kelola pemerintahan. Jika tidak mengerti, maka belum layak menjadi calon kepala daerah,” tegas Ade saat kampanye dialogis.

Ade menjelaskan bahwa keberhasilan UHC di Pekanbaru adalah bukti nyata komitmen Muflihun menghadirkan negara di tengah masyarakat. Ia menegaskan, meskipun program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) adalah inisiatif pemerintah pusat, implementasinya di tingkat daerah membutuhkan kebijakan dan komitmen khusus dari pemerintah daerah.

Proses dan Tantangan Realisasi UHC di Pekanbaru

Menurut Ade, keberhasilan program UHC tidak hanya bergantung pada kucuran anggaran dari pemerintah pusat. Diperlukan sinergi antara pemerintah pusat, provinsi, dan kabupaten/kota.

“Pemerintah pusat memang menyediakan anggaran, tetapi jika pemerintah provinsi tidak peduli, dana itu tidak akan turun. Begitu pula di tingkat kota atau kabupaten,” ungkap Ade.

Ia menyoroti bahwa program seperti UHC dapat saja gagal jika prioritas anggaran dialihkan ke proyek lain yang dianggap kurang mendesak. Ade mencontohkan bagaimana fokus pada proyek semenisasi di daerah dapat mengorbankan kebutuhan mendasar masyarakat, bahkan memperburuk masalah seperti banjir.

“Contohnya, ada yang lebih memilih semenisasi. Padahal, semenisasi yang berlebihan justru menjadi salah satu penyebab banjir karena mengurangi area resapan air,” kritiknya.

Menghapus Hambatan untuk Layanan Kesehatan Gratis

Ade juga memaparkan bahwa sebelum Muflihun menjabat, banyak masyarakat Pekanbaru yang masih kesulitan mengakses layanan kesehatan gratis. Langkah pertama Muflihun sebagai Pj Wali Kota adalah memastikan pembayaran iuran BPJS masyarakat melalui APBD Kota Pekanbaru.

“Ketika itu, masyarakat cukup menunjukkan KTP untuk berobat. Itu adalah komitmen nyata Pak Muflihun dalam menjalankan tanggung jawab pemerintah untuk melayani masyarakat,” jelas Ade.

Namun, Ade mengungkapkan kekhawatirannya terhadap kondisi saat ini. Setelah masa jabatan Muflihun berakhir, sejumlah rumah sakit mulai menolak pasien yang hanya membawa KTP.

“Warga bercerita, saat masa Pak Muflihun, mereka masih bisa berobat di Rumah Sakit Awal Bros dengan menunjukkan KTP. Tapi sekarang, layanan itu mulai dihentikan,” ungkapnya.

Ade menegaskan, tidak seharusnya ada rumah sakit yang menolak pasien. Namun, jika pemerintah abai, dampaknya akan langsung dirasakan masyarakat kecil.

Ajakan Memilih Pemimpin Terbukti

Dalam kesempatan itu, Ade juga mengajak masyarakat untuk memilih pemimpin yang memiliki rekam jejak jelas dan terbukti mampu mengurus rakyatnya.
“Saya mengajak seluruh tokoh masyarakat, alim ulama, dan cerdik pandai untuk menyampaikan kepada masyarakat. Pada 27 November nanti, pilihlah pemimpin yang telah terbukti dan teruji dalam melayani kita,” tuturnya.

Ade optimis, pengalaman Muflihun dalam pemerintahan dan komitmennya pada kebutuhan dasar masyarakat akan menjadi alasan kuat bagi masyarakat Pekanbaru untuk mempercayakan masa depan kota ini di tangannya.
“Berpolitiklah dengan cerdas. Pilih pemimpin yang menghadirkan solusi nyata, bukan janji tanpa bukti,” pungkas Ade.

Dengan komitmen untuk terus memperjuangkan layanan kesehatan gratis bagi masyarakat Pekanbaru, Ade Hartati meyakini bahwa program UHC adalah bukti nyata dari kepedulian seorang pemimpin yang hadir untuk rakyatnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Bupati Kampar Ahmad Yuzar Resmi Lepas Tim Safari Ramadhan 1447 H. Bangkinang Kota – Bupati Kampar Ahmad Yuzar, S. Sos, MT didampingi Wakil Bupati Kampar Dr. Hj. Misharti, S. Ag, M. Si secara resmi melepas Tim Safari Ramadhan Pemerintah Kabupaten Kampar 1447 H yang dipusatkan di Masjid Al-Muttaqin, Kecamatan Bangkinang Kota, Selasa (24/02/2026). Kegiatan ini sekaligus menjadi pelaksanaan Safari Ramadhan hari pertama. Dalam pelaksanaan Safari Ramadhan tahun ini, Pemerintah Kabupaten Kampar membagi tim menjadi dua. Tim I dipimpin langsung oleh Bupati Kampar, sementara Tim II dipimpin oleh Wakil Bupati Kampar yang akan mengunjungi 21 kecamatan se-Kabupaten Kampar Sebelum menyampaikan sambutan, Bupati Kampar berama Wakil Bupati Kampar secara simbolis menyerahkan sejumlah bantuan kepada pengurus Masjid Al-Muttaqin, di antaranya program kemitraan melalui Bank Riau Kepri Syariah sebesar Rp20 juta, bantuan Al-Qur’an, serta bantuan dari Baznas Kampar bagi anak yatim dan kaum duafa. Dalam sambutannya, Bupati Kampar menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada pengurus Masjid Al-Muttaqin atas sambutan yang diberikan. “Atas nama Pemerintah Kabupaten Kampar, kami mengucapkan terima kasih dan penghargaan setinggi-tingginya kepada ketua dan pengurus Masjid Al-Muttaqin yang telah menyambut kami dengan baik,” ujarnya. Ia juga mengajak masyarakat untuk memanfaatkan momentum bulan suci Ramadhan dengan meningkatkan ibadah dan kepedulian sosial. “Kita meyakini bahwa setiap amal ibadah yang dilakukan di bulan yang mulia ini akan dilipatgandakan oleh Allah SWT. Oleh karena itu, Pemerintah Kabupaten Kampar setiap tahunnya melaksanakan Safari Ramadhan untuk membantu masjid, anak yatim, serta kaum duafa di Kabupaten Kampar,” tambahnya. Selain itu, Bupati Kampar juga mengajak seluruh elemen masyarakat untuk mendukung gerakan berinfaq melalui Baznas Kampar yang akan segera dilaunching. “dengan berinfaq , kita yakin bahwa berinfaq tidak akan mengurangi harta, justru akan membawa keberkahan dan dapat membantu saudara-saudara kita yang membutuhkan,” jelasnya. Ia juga berpesan kepada seluruh tim Safari Ramadhan agar menjaga nama baik Kabupaten Kampar serta menyampaikan informasi pembangunan kepada masyarakat selama pelaksanaan kegiatan. Kegiatan kemudian dilanjutkan dengan ceramah agama yang disampaikan oleh Ustadz Herman Ghani sembari menunggu waktu berbuka puasa. Turut hadir dalam kegiatan tersebut unsur Forkopimda Kampar, Baznas Kampar, para Asisten, Staf Ahli, seluruh Kepala OPD di lingkungan Pemerintah Kabupaten Kampar, para Kepala Bagian, serta Camat se-Kabupaten Kampar. (Diskominfo Kampar/RF)
Berita

Bangkinang Kota –(jejakberitanews.com)  Bupati Kampar Ahmad Yuzar, S….