BeritaPekanbaru

Bukan Sekadar Dua-Tiga Jerigen! Dugaan Penimbunan Pertalite Resahkan Warga Tanjung Karang

8
×

Bukan Sekadar Dua-Tiga Jerigen! Dugaan Penimbunan Pertalite Resahkan Warga Tanjung Karang

Sebarkan artikel ini

PEKANBARU — (jejakberitanews.com) Dugaan adanya aktivitas penimbunan dan penjualan kembali Bahan Bakar Minyak (BBM) jenis Pertalite dalam jumlah besar kembali menjadi perhatian masyarakat di Kota Pekanbaru, Riau.

Informasi tersebut disampaikan sejumlah masyarakat yang mengaku resah dengan dugaan aktivitas penyimpanan BBM di kawasan Tanjung Karang RT 01/RW 07, Kelurahan Pesisir, Kecamatan Lima Puluh, Pekanbaru, Jumat (18/9/2026).

Berdasarkan informasi yang diterima redaksi dari masyarakat, seorang warga yang disebut bernama Ridho diduga melakukan aktivitas pengumpulan atau penyimpanan Pertalite dalam jumlah yang cukup banyak untuk kemudian dijual kembali.

Warga menyebut BBM tersebut diduga tidak hanya disimpan dalam satu atau dua jerigen, melainkan dalam jumlah lebih banyak. BBM itu disebut dikumpulkan menggunakan sejumlah jerigen dan kemudian dilangsir menggunakan sebuah mobil Toyota Calya berwarna putih.

Redaksi juga menerima dokumentasi video yang disebut masyarakat berkaitan dengan aktivitas tersebut. Namun, dokumentasi tersebut masih memerlukan verifikasi lebih lanjut untuk memastikan waktu, lokasi, jumlah BBM, serta pihak yang terlibat dalam aktivitas sebagaimana informasi yang disampaikan warga.

Warga Resah

Keresahan masyarakat terutama berkaitan dengan aspek keselamatan. Warga khawatir apabila BBM dalam jumlah besar disimpan di lingkungan permukiman, kondisi tersebut dapat menimbulkan risiko kebakaran maupun bahaya lainnya apabila tidak memenuhi ketentuan penyimpanan dan keselamatan.

Selain persoalan keselamatan, masyarakat juga mempertanyakan dugaan pola pengumpulan BBM bersubsidi untuk kemudian dijual kembali. Warga berharap pihak berwenang dapat turun langsung melakukan pengecekan guna memastikan apakah aktivitas tersebut benar terjadi dan apakah telah sesuai dengan ketentuan yang berlaku.

“Kami resah karena kalau memang benar BBM dikumpulkan dalam jumlah banyak di lingkungan warga, tentu ada risiko keselamatan. Kami berharap ada pengecekan dari pihak berwenang agar masyarakat tidak terus merasa khawatir,” ujar seorang warga yang meminta identitasnya tidak dipublikasikan.

Masyarakat juga meminta agar pengawasan terhadap distribusi BBM, khususnya Pertalite, diperketat sehingga tidak terjadi penyalahgunaan yang berpotensi mengganggu distribusi BBM kepada masyarakat.

Hingga berita ini disusun, informasi mengenai dugaan aktivitas tersebut masih berupa keterangan masyarakat dan dokumentasi yang diterima redaksi. Redaksi belum memperoleh konfirmasi dari Ridho maupun pihak terkait lainnya mengenai dugaan tersebut.

Konfirmasi dan klarifikasi dari pihak yang disebut maupun instansi berwenang tetap diperlukan untuk memastikan fakta di lapangan serta memberikan ruang hak jawab kepada pihak-pihak yang berkepentingan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *