BeritaHukrimKampar

Tak Gentar Dilaporkan, Aktivitas Quarry di Kampar Masih Terus Berlangsung Hingga Larut Malam

2
×

Tak Gentar Dilaporkan, Aktivitas Quarry di Kampar Masih Terus Berlangsung Hingga Larut Malam

Sebarkan artikel ini
Screenshot

KAMPAR – (jejakberitanews.com) Aktivitas quarry atau galian material di Dusun III Durian Tandang, Kecamatan Tambang, Kabupaten Kampar, Riau, menuai penolakan dari masyarakat setempat. Warga menilai aktivitas tambang tersebut telah menimbulkan kerusakan lingkungan dan mengancam keselamatan permukiman di sekitar lokasi.

Berdasarkan informasi yang dihimpun, aktivitas pengerukan material disebut masih terus berlangsung meski sebelumnya telah diprotes warga dan dilaporkan secara resmi kepada pihak berwenang.

Masyarakat mengaku resah akibat kondisi bantaran sungai yang semakin terkikis. Abrasi dinilai kian parah seiring aktivitas pengerukan yang berlangsung hingga malam hari.

“Sekarang kondisi sungai makin terkikis. Pohon sawit milik warga banyak yang jatuh ke sungai karena tanah di pinggir terus longsor,” ujar seorang warga setempat, Kamis (14/5/2026).

Warga juga mengkhawatirkan dampak longsor terhadap rumah-rumah yang berada di sekitar bibir sungai. Mereka menilai jarak permukiman dengan aliran sungai kini semakin dekat akibat abrasi yang terus terjadi.

Selain mengancam lingkungan dan permukiman, aktivitas quarry tersebut disebut turut berdampak terhadap infrastruktur desa. Jembatan gantung yang menjadi akses utama masyarakat dilaporkan mulai mengalami kemiringan dan dikhawatirkan membahayakan pengguna.

Masyarakat berharap pemerintah daerah dan aparat penegak hukum segera mengambil langkah tegas untuk menghentikan aktivitas yang dinilai merusak lingkungan tersebut. Warga juga meminta dilakukan peninjauan langsung ke lokasi guna memastikan kondisi lapangan dan legalitas aktivitas tambang.

Hingga berita ini diturunkan, belum ada keterangan resmi dari pihak pengelola quarry maupun instansi terkait mengenai aktivitas pengerukan material tersebut.***

Editor: Aldo

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *